Mariposa

Sinopsis Film Mariposa

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan XXI pada Februari 2020 lalu, film Mariposa akan menyoroti latar belakang dan drama keluarga dari tokoh Acha dan Iqbal. Fajar Bustomi terkenal lewat movie-movie yang sukses dibuatnya seperti film Surat Kecil untuk Tuhan dan movie Dilan 1990 .

Acha selalu mengejar-ngejar Iqbal berharap sifat dingin Iqbal dapat ia lelehkan. Menjadi bucin alias budak cinta sama orang yang enggak suka dengan kita memang sulit. Selain bakal dapat nyinyiran dari lingkungan sekitar, penolakan demi penolakan dari si pujaan hati juga bikin jengkel. Akan tetapi, perjuangan menjadi seorang bucin yang akut ternyata dapat membuahkan hasil dalam movie Mariposa yang tayang mulai 12 Maret di bioskop. Mariposa merupakan sebuah tulisan karya Luluk HF yang awalnya diterbitkan di Wattpad.

Film Mariposa bercerita tentang seorang siswi SMA cantik nan pintar bernama Acha yang jatuh cinta setengah mati pada seorang siswa tampan yang juga pintar bernama Iqbal. Terlepas dari kisah percintaan film Mariposa ini juga menunjukkan peran orang tua dalam mendidik anak-anaknya mulai dari soal pendidikan hingga masalah percintaan. Mariposa ditayangkan pada 12 Maret 2020, bersamaan dengan Buku Harianku dan Tenripada.

Dia sangat berambisi untuk mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri melalui kejuaraan kompetensi nasional sains. Mariposa Film berdurasi 117 menit ini menyuguhkan penonton tentang drama picisan yang biasa terjadi di usia remaja.

Semuanya dilakukan dengan baik dan sekali lagi karakter Acha ini “Zara banget”. Walau Manda menentang, Acha mendapat dukungan dari sang ibunda . Ibu Acha meminta putrinya itu bersabar karena cinta membutuhkan proses.

Mereka memerankan Dara dan Bima, sepasang kekasih yang masih sekolah SMA. Sebuah tindakan pacaran yang terlewat batas membuat Dara hamil. Mereka harus mempertanggungjawankan perbuatan mereka, khususnya pada orang tua masing-masing. Menurut Chand Parwez selaku produser, kisah Mariposa menarik dan berbeda dari kisah-kisah kebanyakan.

Produser Starvision, Chand Parwez pun merasa bersyukur dengan hasil yang didapat dari film itu. Belum lama ini, film Mariposa turun layar di bioskop-bioskop seluruh Indonesia, akibat peristiwa penyebaran pandemik virus Corona (COVID-19) di Indonesia.

Ide cerita Mariposa ini diambil dari sebuah novel karangan Luluk HF yang sempat viral. Bahkan pembaca tulisan Mariposa ini mencapai lebih dari 100 juta kali dibaca. Tulisannya sudah dibukukan dalam sebuah novel dan kini difilmkan.

Digarap oleh dua rumah produksi movie besar, tentu Mariposa diharapkan akan menjadi film yang sukses. Perlu diketahui, film drama biografis Buya Hamka merupakan film pertama yang dibuat oleh kedua rumah produksi ini sebelum movie Mariposa . Meski sudah memiliki jam terbang yang terbilang mumpuni, Mariposa racikan Fajar Bustomi dapat dikatakan amat klise dengan movie romansa pada umumnya. Konflik yang terasa kering dapat menjadi suatu alasan film tersebut sedikit membosankan. Tak hanya itu, tone gambar yang disajikan dalam Mariposa bak seperti drama percintaan Korea pada umumnya.

Alhasil, kekuatan romansa yang diusung pada film ini semakin melekat untuk dinikmati oleh penonton. Selain itu, lagu latar dengan lirik renyah dan penuh drama dapat menguatkan pesan yang ingin disampaikan oleh Mariposa.

Mariposa sudah dibaca oleh 97 juta orang, yang artinya kisah Mariposa ini memiliki pembaca pertama terbanyak di Indonesia. Dinilai punya jalan cerita yang menarik, inilah yang membuat Starvision dan Falcon Pictures memutuskan untuk menaikkannya ke layar lebar.

Luluk HF selaku penulis asli ceritanya juga dilibatkan dalam pembuatan skenario. Hal ini tentunya untuk memastikan tak ada cerita yang berkembang terlalu jauh dari novelnya. Karena film ini diangkat dari novel, tentu banyak yang bertanya-tanya, seberapa mirip skenario movie Mariposa dengan novelnya.

Sinopsis Film Mariposa, Tayang 12 Maret 2020: Perjuangan Adhisty…

Selain itu, dalam movie ini berperan beberapa pemain pendukung, yakni unior Roberts, ania Salsabila, Syakir Daulay, Abun Sungkar, Ariyo Wahab, dan Ersa Mayori. Film berdurasi one hundred twenty menit ini akan amat memanjakan mata lantatan visualisasi yang ditunjukkan juga sangat jernih dan menarik. Kesuksesan movie Mariposa membuat Falcon Pinture dan Starvision bekerjasama untuk mengangjat ceriatanya ke layar lebar. Khusus untuk Zara, karakter Acha ini jadi salah satu pencapaian terbaiknya setelah karakter Dara di Dua Garis Biru. Akting genitnya Acha menggoda Iqbal, gemesinnya saat dia sengaja cari perhatian sampai berbalik untuk enggak lagi menaruh harapan pada Iqbal.

Exit mobile version